STMIK Wicida Yudisium 39 Sarjana IT Unggul, Siap Perkuat Ekosistem Digital Kaltim, Menyongsong Era IKN

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Widya Cipta Dharma (STMIK Wicida) kembali menegaskan posisinya sebagai pionir pencetak sumber daya manusia (SDM) digital unggul di Kalimantan Timur.

Lewat gelaran Yudisium I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Kampus STMIK Wicida, 39 mahasiswa resmi menyandang gelar Sarjana Komputer (S.Kom) dan siap terjun memperkuat kedaulatan teknologi di Kalimantan Timur dan nasional.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri jajaran senat, pimpinan yayasan, serta para lulusan yang telah melewati proses seleksi akademik ketat.

Momentum ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bukti konsistensi STMIK Wicida dalam mendukung percepatan transformasi digital di Kalimantan Timur, khususnya dalam menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Melahirkan talenta digital dengan standar IPK Sangat Memuaskan, di yudisium kali ini, STMIK Wicida meluluskan total 39 peserta yang terdiri dari dua program studi unggulan, Program Studi Sistem Informasi (S1) meluluskan 15 mahasiswa (12 laki-laki, 3 perempuan), Program Studi Teknik Informatika (S1) meluluskan 24 mahasiswa (19 laki-laki, 5 perempuan).

Ketua STMIK Widya Cipta Dharma. Tommy Bustomi menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan yang memiliki indeks prestasi sangat kompetitif.

“Kualitas lulusan kami tahun ini sangat membanggakan. Kami melihat tren IPK yang sangat baik, di mana pada Prodi Sistem Informasi, saudara Daru Caraka, S.Kom berhasil meraih IPK 3.89, sementara pada Prodi Teknik Informatika, saudara Fadjri Astra Ryan Sinurat, S.Kom meraih IPK 3.81,” ungkapnya saat memberikan keterangan pers.

Ditambahkan Tommy, rata-rata, lulusan Teknik Informatika meraih IPK 3.51 dengan masa studi yang tergolong cepat, yakni 4 tahun 9 bulan.

Sementara itu, lulusan Sistem Informasi mencatatkan rata-rata IPK 3.25. Hal ini menunjukkan bahwa kurikulum yang diterapkan STMIK Wicida sangat adaptif dan mampu diserap dengan baik oleh mahasiswa.

Lebih lanjut, kata Tommy, adanya komitmen menjaga almamater dan kontribusi nyata, iai menekankan pentingnya menjaga integritas almamater di dunia kerja.

Sebagai perguruan tinggi dan Program Studi peserta yudisium kali ini yang terakreditasi Baik Sekali oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Wicida selalu mengedepankan etika profesional di samping keahlian teknis (hard skill).

“Gelar sarjana adalah amanah. Saya berpesan kepada para lulusan untuk selalu menjaga nama baik Wicida. Tunjukkan bahwa sarjana dari kampus kami bukan hanya ahli dalam coding atau manajemen sistem, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan solutif bagi masalah di masyarakat,” tegas Tommy.

Setelah mengikuti yudisium 1, para lulusan ini akan mengikuti prosesi wisuda pada Agustus 2026.

“Hari ini mereka dikukuhkan secara akademik, dan puncaknya akan kita rayakan bersama keluarga besar dalam upacara wisuda Agustus nanti,” katanya.

“Peran Strategis Wicida di Kalimantan Timur, Di tengah masifnya pembangunan IKN, Kalimantan Timur membutuhkan ribuan tenaga ahli di bidang Cyber Security, Data Science, hingga Software Engineering. STMIK Wicida, sebagai institusi yang berfokus pada manajemen informatika dan komputer, memegang peran strategis sebagai pemasok utama tenaga ahli tersebut di Bumi Etam,” lanjutnya.

Kepercayaan masyarakat terhadap Wicida terus meningkat seiring banyaknya alumni yang kini telah menempati posisi strategis, baik di instansi pemerintahan maupun perusahaan multinasional.

Hal ini diperkuat dengan fasilitas kampus yang terus dikembangkan serta jaringan kerja sama industri yang luas.

Dalam penyampaian terakhirnya, Tommy mengajak serta, menginformasikan lulusan SMA/SMK di Kalimantan Timur untuk tidak ragu melangkah bersama STMIK Wicida.

“Bagi adik-adik yang ingin menjadi bagian dari masa depan digital Indonesia, pintu STMIK Wicida selalu terbuka. Kami sedang membuka pendaftaran untuk tahun ajaran baru. Mari bergabung dan raih masa depan gemilang di sini,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Yudisium I ini, STMIK Widya Cipta Dharma kembali membuktikan bahwa pendidikan tinggi di Kalimantan Timur mampu bersaing secara nasional, menghasilkan inovator-inovator muda yang siap membangun negeri melalui teknologi.

Scroll to Top