SAMARINDA: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Daerah Kaltim telah menyelenggarakan acara peluncuran buku karya penulis kreatif Kaltim. Acara yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah Kaltim ini dihadiri oleh penulis, penggiat literasi, dan masyarakat pecinta buku, Kamis (30/1/2025).
Buku yang diluncurkan ada 7 penulis dari berbagai daerah di Kaltim, masing-masing dengan judul Pendidikan Kewarganegaraan, Pengantar Etika Bisnis Digital (Red-Pajar Pahrudin), Budaya Tembot Bebe (Dahlia), Cerita Rakyat Kalimantan Timur (Avisa Prana Tungga), Bilangan Kuno Nusantara Perspektif Kearifan Lokal Kalimantan Timur dalam Pendidikan Matematika (Yulian Widya Saputra dkk), Kumpulan Pantun Dialek Banjar ( Masitah), dan Pembantaian Tentara Jepang (Saprudin Ithur).
Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kaltim, Anita Natalia Krisnawati mengatakan, acara peluncuran buku ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan terhadap penulis lokal di Kaltim.
“Kami sangat bangga dengan karya penulis Kaltim ini. Buku ini tidak hanya menggambarkan kehidupan masyarakat di Kalimantan Timur, tetapi juga menunjukkan kemampuan kreatif penulis dalam mengolah kata-kata menjadi cerita yang menarik,” kata Anita.
Pajar Pahrudin salah seorang penulis yang fokus menulis buku untuk Perguruan Tinggi menyebutkan, bahwa buku ini merupakan hasil karyanya selama beberapa tahun terakhir. Ia berharap bahwa buku ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan literasi mereka.
“Semoga buku ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, terutama mahasiswa, dan akademisi untuk mengembangkan kemampuan kreatif mereka dan menjadi penulis yang sukses,” kata Pajar Pahrudin penulis 2 buku Pendidikan Kewarganegaraan dan Pengantar Etika
Acara peluncuran buku ini juga diisi dengan penandatangan buku, dan penyerahan buku dari para penulis. Dengan demikian, diharapkan bahwa buku ini dapat menjadi bagian dari koleksi Perpustakaan Daerah dan dapat dibaca oleh masyarakat luas dan para akademisi serta praktisi.(Humas Wicida)
